Ada 2 penyakit dalam diri manusia

Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah menjelaskan dalam kitab beliau Ath-Thibbun Nabawi bahwa penyakit dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu:

1. Penyakit Hati
Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebut tentang penyakit hati dalam Al-Qur’an surat Al-Mudatsir 31;

”Supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan) : ”Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan ?” (Q. S. Al-Mudatsir : 31).

Tentang penyakit keragu-raguan Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan dalam Al-Baqarah ayat 10 sebagai berikut;

”Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya, dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta”. (Q.S Al-Baqarah : 10).

Dan terkait penyakit syahwat yang termasuk penyakit hati, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebabkan dalam surat Al-Ahzab 32;

” Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik ”. (QS. Al-Ahzab : 32).

2. Penyakit Jasmani
Penyakit jasmani juga disebutkan dalam Al-Qur’an yaitu dalam Surat An-Nur ayat 61;

”Tidak ada halangan bagi orang buta, tidak (pula) bagi orang pincang, tidak (pula) bagi orang sakit,…”. (QS. An-Nur : 61)

Dua jenis penyakit tersebut telah menjadikan setiap manusia akan adanya keterkaitan yang erat antara sumber-sumber Ilahiyah dan kauniyyah atau alamiyah, yang karenanya tidak dapat dipisah-pisahkan antara kesehatan rohani dan kesehatan jasmani. (Dimar)
Dikutip dari Buku Panduan Pengajar Bekam (PBI) | Pic. Fayerwayer

owner

You May Like